Diberdayakan oleh Blogger.

BAGAIMANA MEMULIAKAN TUHAN DI TEMPAT KERJA?

Selasa, 16 Juli 2013

Hidup sebagai orang Kristen di tengah dunia ini sesungguh memiliki peran yang sangat strategis. Peran ini merupakan misi ilahi yang dipercayakan Tuhan kepada kita. Secara khusus dalam dunia kerja, orang Kristen harus bisa hidup memuliakan TUHAN dan menjadi berkat bagi sesama atau rekan kerja. Bagaimana memuliakan TUHAN di tempat kerja? Ini adalah pertanyaan penting yang bisa dijawab oleh setiap orang Kristen, yaitu dengan cara: Ketergantungan. Berangkat ke tempat kerja dengan secara total bergantung pada Allah (Am 3.5-6;Yoh 15.1). Tanpa Dia, Anda tidak dapat bernafas, bergerak, berpikir, atau berbicara. Belum lagi untuk memiliki pengaruh secara spiritual. Bangun di pagi hari dan beritahukan pada Allah betapa Anda memerlukan Dia. Berdoa untuk bantuan. Integritas. Melakukan tugas dengan kejujuran yang mutlak dan menjadi orang yang dapat dipercaya. Tepat waktu. Bekerja sehari penuh. "Janganlah mencuri." Lebih banyak orang yang merampok bos mereka dengan bermalas-malasan di tempat kerja ketimbang mencuri uang kas. Keahlian. Lakukan yang terbaik. Allah telah memberikan bukan hanya kasih karunia integritas tapi karunia keterampilan. Hargailah karunia itu dengan menjadi pengurus yang baik akan keterampilan-keterampilan itu. Pertumbuhan keterampilan ini dibangun di atas dasar ketergantungan pada Tuhan dan integritas. Dampak. Jadikan gol Anda untuk membantu perusahaan berdampak dalam meningkatkan kualitas kehidupan dan bukannya membinasakan jiwa. Ada industri yang mempunyai dampak yang membinasakan (contohnya, pornografi, judi, aborsi, penipuan, dll). Jadikan orang yang berdampak dengan menyumbang pada peningkatan kualitas kehidupan. Komunikasi. Tempat kerja adalah tempat terjaring banyak hubungan. Relasi itu mungkin karena komunikasi. Secara tidak langsung salurkan pandangan dan nilai-nilai Kristiani Anda dalam komunikasi seharian. Jangan menyembunyikan terang Anda. Tempatkan di tempat tinggi. Dengan elegan. Natural. Penuh sukacita. Biarlah orang yang mengasihi keselamatan mereka terus berkata, Allah itu maha besar! (Maz. 40.17) Kasih. Layanilah orang lain. Jadilah orang yang menawarkan diri untuk membeli makanan. Untuk menyopir. Untuk mengatur acara. Berikan perhatian pada orang lain.Jadilah orang yang bukan hanya bergosip dan bercerita lucu, tapi orang yang prihatin pada hal-hal yang berat dan menyakitkan dalam kehidupan orang lain. Kasihilah teman sekerja, dan arahkan mereka pada Dia yang dapat menanggung segala beban kita. Uang. Pekerjaan adalah tempat di mana Anda menghasilkan uang dan juga tempat menghabiskan uang. Ingatlah bahwa semuanya milik Allah, bukan milik Anda. Anda hanya orang yang dipercayakan untuk mengurusnya. Salurkan penghasilan sesuai dengan kemurahan Tuhan. Jangan bekerja untuk memiliki. Bekerja untuk memberi dan menginvestasikan pada hal-hal yang memuliakan Tuhan. Biarlah uang Anda berbicara pada orang lain bahwa Harta Anda yang terunggul adalah Kristus. Bersyukur. Selalu bersyukur pada Allah untuk kehidupan, kesehatan, pekerjaan dan Kristus. Jadilah orang yang selalu bersyukur di tempat kerja. Jangan menjadi orang yang suka mengeluh dan mengomel. Biarlah rasa syukur Anda pada Allah terlihat dalam hubungan dengan orang lain. Jadilah orang yang dikenal sebagai penuh harapan, rendah hati dan penuh rasa syukur di tempat kerja. Masih banyak yang dapat dikatakan tentang memuliakan Allah di tempat kerja. Daftar ini hanya suatu permulaan. Tambahkan pada daftar ini seiring dengan pencerahan dari Allah sendiri. Pokoknya: Apakah engaku makan atau minum, atau melakukan sesuatu, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah. (1 Ko. 10.31)

Artikel Lainnya

 

Blogroll

Most Reading